Langsung ke konten utama

Postingan

Belung-Mangir : Catatan-Catatan Seputar Ki Ageng Mangir

            Belung adalah kawasan bersejarah, hal itu tepat untuk dikatakan karena dusun ini mempunyai banyak peninggalan arkeologi yang bisa dipelajari. Belung juga menjadi saksi tentang dinamika sosial-politik dari zaman ke zaman, mulai dari zaman Kesultanan Mataram Islam, Proyek Industri Pemerintah Belanda, Kemerdekaan Indonesia, Agresi Belanda di Tanah Jawa, hingga Peristiwa PKI. Belung akan menghantarkan kita pada sebuah arus sejarah yang besar, yang patut dipelajari sebagai sebuah pengetahuan dan kebijaksanaan bagi generasi millenial.             Belung seperti pada tulisan sebelumnya, telah kita ketahui bersama bahwa di wilayah Belung Wetan (Timur) yang tepatnya berada di daerah Tiru Kidul terdapat makam tokoh besar yang dikenal dengan sebutan Mbah Ageng, dan menurut riwayat dari Mbah Katinem (Juru Kunci Makam Eyang Sri Aji Joyoboyo), tokoh yang dimakamkan terse...

Belung : Di antara Ki Ageng Mangir dan Ki Ageng Jayasanaka

           Belung secara wilayah berada di Desa Kawedusan, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Belung termasuk dusun yang fokus masyarakatnya pada bidang pertanian, hal ini bisa kita lihat dari aktivitas rutin masyarakatnya yang mayoritas selalu pergi ke sawah di tiap pagi dan kembali ke rumah pada siang hari, dan terkadang pada sorenya masih harus ke sawah untuk mengerjakan hal-hal yang berkaitan dengan pertanian. Selain itu dalam sudut pandang sosiologi pedesaan, Belung tergolong daerah yang sangat menjaga ikatan kekeluargaan ( familisme ). Hal ini bisa kita temukan saat momen Hari Raya Idul Fitri maupun acara besar kekeluargaan, dan salah satu acara besar tersebut adalah Haul Mbah Kyai Hasan Murowi. Tentang Mbah Kyai Hasan Murowi menurut riwayat yang disampaikan oleh tokoh-tokoh masyarakat, beliau adalah seorang pimpinan dari prajurit Pangeran Diponegoro yang menyelamatkan diri dari serbuan pasukan Belanda hingga akhirnya sampai di ...

Fiqh Ekologi : Kelestarian dan Kepunahan Hewan-Hewan Dilindungi

Permasalahan : Sejak dulu hingga hari ini, kehidupan hewan-hewan yang ada di alam liar semakin terancam punah. Kita bisa ketahui seperti Harimau Jawa yang saat ini sudah punah , dan sepertinya akan menyusul kemudian Harimau Sumatra, Gajah Sumatra, maupun Orang Hutan yang saat ini tetap menjadi buruan banyak orang. Padahal secara undang-undang , semua hewan tersebut termasuk yang dilindungi. Dan seringkali hewan-hewan yang dilindungi tersebut, ditemukan dalam keadaan yang mengenaskan dan sudah tak bernyawa. Pertanyaan : 1. Bagaimanakah sebenarnya hukum berburu hewan yang dilindungi ? 2.Bagaimanakah hukumnya ketika ada orang yang menyakiti hewan ? Penjelasan : 1.Berkaitan dengan berburu, pada dasarnya dalam hukum Islam diperbolehkan dengan beberapa syarat yang memang harus dipenuhi, diantara syaratnya ditujukan kepada orang-orang yang berburu. Dalam syarat tersebut dijelaskan bahwa orang-orang yang berburu tidak boleh bermain-main, sehingga hewan ...

Fiqh Millenial : Nonton Film Guys!!

Permasalahan : Pada zaman ini tampak sekali bahwa minat masyarakat untuk menonton film begitu besar, khususnya kalangan para pemuda. Film seperti konsumsi wajib bagi kebanyakan anak muda, ada yang melihat di bioskop maupun peralatan elektronik pribadi, dan berawal dari budaya menonton film tersebut, akhirnya banyak mempengaruhi pola berfikir maupun perilaku sehari-hari Pertanyaan : 1.Bagaimanakah sebenarnya hukum menonton film   ? 2.Apakah boleh menonton film di Bioskop ? Penjelasan : 1.Film bisa kita sifati atau diperumpamakan sebagai sebuah alat, dan layaknya sebuah alat pasti ada kegunaannya, bisa untuk kebaikan atau keburukan. Maka selama film yang ditayangkan berfungsi untuk menyampaikan nilai-nilai kebaikan dan tidak menghadirkan kemaksiatan maka layak untuk dilihat, bahkan bisa jadi sangat dianjurkan. 2. Untuk bioskop sendiri, pada dasarnya adalah sebuah wadah atau tempat yang menurut fungsinya bisa digunakan untuk kebaikan atau ke...

Fiqh Millenial : Saat Kita Asyik Bercanda

Permasalahan : Kita tahu bersama bahwa saat anak-anak muda berkumpul, maka salah satu hal yang sering kali dilakukan adalah bercanda, entah itu di kantin, kelas, cafĂ© maupun musholla. Berawal dari bercanda akhirnya memunculkan hal-hal yang buruk khususnya dalam tertawa dan berkata. Sehingga terkadang   menjadi sebuah perkelahian. Pertanyaan : Bagaimanakah sebenarnya aturan dalam tertawa dan berkata menurut Islam ? Penjelasan : Islam adalah agama yang menghargai fitrah manusia, dan Islam mengajarkan agar manusia mampu mengelolah fitrahnya secara baik, secara wajar sesuai dengan aturan agama. Dan terkait dengan perilaku bercanda pada dasarnya tidak ada larangan dalam Islam. Karena bercanda termasuk cara menghibur diri dan membuat hidup menjadi lebih bahagia. Rasulullah Shallawlahhu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Demi Zat yang diriku dalam kekuasaannya!, Sesungguhnya andaikata kamu disiplin terhadap apa yang pernah kamu dengar ketika bersama...

Fiqh Millenial : Permainan Game Online

Permasalahan : Kondisi di masa sekarang , banyak sekali anak-anak muda yang gemar dengan game online. Mereka bisa memainkannya lewat komputer, laptop ataupun smartphone. Berawal dari kondisi tersebut akhirnya memunculkan banyak problem sosial yang seringkali dialami oleh anak-anak muda. Diantara problem sosial tersebut seperti membuang banyak waktu hanya untuk bermain game online, membuat lupa diri terkait tugas yang harus diselesaikan, melalaikan ibadah, mengalami gangguan kesehatan, mengalami gangguang kejiwaan, terpengaruh unsur pornoaksi maupun pornografi, interaksi yang tidak sehat antara anak dan orang tua,   hingga menyebabkan kecanduan. Pertanyaan : Berangkat dari problem sosial yang telah disebutkan diatas, maka bagaimana seharusnya menyikapi game online tersebut ? Penjelasan : Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin, Islam hadir untuk mengayomi dan membimbing setiap jejak kehidupan manusia, mulai dari hal-hal dunia hingga negeri akhirat. Terkait ...

Gus Dur itu Wali Allah

           Abah selalu punya cerita yang menarik terkait dengan kehidupan para Wali Allah, dan   terkadang   Abah menggunakan logika sosialnya untuk menganalisis suatu fenomena tertentu yang terkait dunia para Wali Allah. Contoh pasca wafatnya Gus Dur dan di makamkan di Jombang, otomatis Jombang berubah menjadi sangat ramai karena arus gelombang para peziarah yang tak henti-hentinya berziarah ke makam Gus Dur. Berhubungan dengan hal tersebut, Abah menerangkan pada para santrinya bahwa Gus Dur   termasuk Wali Allah, dan meskipun Gus Dur telah wafat, nyatanya masih saja membawa kebermanfaatan   serta kesejahteraan bagi masyarakat Jombang, buktinya adalah   pendapatan   masyarakat Jombang menjadi semakin meningkat khususnya para penjual yang ada di sekitar makam Gus Dur,   para penjual turut merasakan keuntungannya.               Berangkat dari objek pembahasan diatas terka...