Langsung ke konten utama

Ketika Istri Bertanya (1)

 


Persoalan Pertama :

 


1.Bagaimana menurut mas terkait adanya paranormal perempuan yang muncul akhir-akhir ini dan dia mengaku bertemu Nyai Roro Kidul, kemudian melalui sosial medianya mengabarkan akan adanya bencana besar di Jawa ?


 Jawab :

1) 1) Paranormal bukan sesuatu yang asing bagi masyarakat kita, dan eksistensi mereka di ruang publik terutama melalui publikasi televisi maupun sosial media merupakan hal yang populer terjadi di masyarakat kita, dalam rekam jejak yang ada, kita pasti mengenal sosok seperti Mama Lauren yang dulu sering sekali muncul di televisi kemudian memberikan ramalan-ramalan tentang kondisi Indonesia kedepan di tiap menjelang pergantian tahun, dan masih banyak sosok paranormal lainnya, kemudian secara sosiologis, historis, dan antropologis, fenomena munculnya orang-orang yang mengaku sakti, mengaku bisa melihat masa depan, mengaku sebagai paranormal yang bisa memberikan solusi, mengaku bisa menggandakan uang, bahkan mengaku – ngaku sebagai nabi (palsu),  kemunculannya juga bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya :

-problematika politik menyangkut negara

-problematika sosial masyarakat yang sedang banyak konflik dan keresahan

-problematika yang terkait dengan tekanan ekonomi pada masyarakat

-problematika terkait ketidakadilan yang dirasakan oleh masyarakat  

 

Berdasarkan empat indikator tersebut, bisa menjadi ukuran terkait kemunculan dan terbentuknya wacana perdukunan atau paranormal yang akhirnya mengemuka di masyarakat luas, dan ditengah kondisi negara atau masyarakat yang tidak aman, tidak tenang, tidak sejahtera, sosok yang disebut sebagai paranormal bisa turut mengambil keuntungan, baik materi maupun non materi.

 

2) 2) Paranormal seringkali menyampaikan prediksi tentang bencana alam, permasalahan politik negara, kondisi sosial masyarakat, yang sebenarnya itu bukan sesuatu yang baru, dalam artian hal-hal yang disampaikan paranormal sejatinya adalah pola-pola sosial, pola-pola sejarah, pola-pola kebudayaan, yang selama ini memang sudah ada, sifatnya umum, dan terus berulang, serta terdokumentasikan dalam banyak referensi baik bentuk digital maupun fisik, sehingga sangat bisa dipahami oleh khalayak umum tanpa harus menstatuskan diri sebagai paranormal dan sangat mungkin dianalisis secara rasional, hal ini oleh Professor Jiang disebut sebagai predictive history.   

 

3)  3)  Ketika ada pertanyaan, - lalu bagaimana terkait status mereka sebagai paranormal yang memang bekerja sama dengan jin  ?

 

Pertama: paranormal dengan kemampuan yang mereka punya, bukanlah termasuk mukjizat, bukan pula karomah, bukan pula ilham (sebab karomah-ilham hanya untuk orang-orang yang beriman dan taat pada Allah Swt, dalam hal ini hanya ditujukan pada wali-wali Allah),  namun kemampuan mereka (paranormal) lebih tergolong sebagai sihir, dan sihir lekat dengan mekanisme dunia jin, 

 

Kedua : bekerjasama dengan jin itu berbahaya, sebab potensi sesatnya besar, dan kita jangan mengikuti paranormal  sehingga sudah semestinya kita hindari (Kitab Nailur Roja’ Syarah Safinatin Naja)  dan menggunakan sihir termasuk perbuatan maksiat, dan menurut Imam Asy Syafi’I  termasuk dosa besar ( Kitab Mirqotus Suud Syarah Sullam Taufiq), kemudian tidak boleh meminta bantuan pada jin untuk memenuhi hajat, mentaati perintahnya, dan tidak boleh bekerjasama untuk mendapatkan kabar-kabar ghaib maupun lainnya. Bangsa jin juga akan merasa senang jika diagungkan serta dimintai pertolongan (Kitab Ad-Durr Al Farid Syarah Jauharoh At-Tauhid) .   Semoga Allah Swt menjaga kita semua, Aaminn.

 

‌وَاللَّهُ ‌أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

 


 Dusun Belung - Kediri, 17 Mei 2026 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kandangan : Nama dan Asal-Usulnya

              Kandangan merupakan sebuah kelurahan atau desa yang berada di Kecamatan Benowo, Surabaya. Kandangan   secara   wilayah   berbatasan dengan Klakahrejo (barat), Banjarsugihan (timur),   Tambak Langon (utara),   Bringin (selatan). Kandangan secara administrasi daerah mempunyai 7 Ketua RW, 41 Ketua RT, lalu lahan yang ada di Kandangan selain digunakan untuk kawasan pemukiman warga juga dipakai untuk sekolahan, pasar, perkantoran, dan sebagiannya lagi berwujud tambak serta persawahan. Kandangan sebagai bagian dari wilayah Kota Surabaya mempunyai jejak-jejak sejarah yang patut untuk kita ketahui, dan   kita berharap masyarakat Kandangan tetap mampu menjaga identitasnya dengan terus merawat cerita-cerita leluhur yang disampaikan dari generasi ke generasi, serta melestarikan peninggalan-peninggalan arkeologi/ sejarah yang selama ini ada di tengah masyarakat. Nama Kandangan Berdasarkan riwayat sejarah yang di...

Proses Hadirnya Islam dalam Masyarakat Nusantara (03)

Peran Ulama dalam Gerakan Pendidikan Islam                Hadirnya para pedagang muslim di Nusantara ikut banyak memberikan kontribusi terhadap perkembangan dakwah yang ada, perkampungan muslim menjadi banyak terbentuk di berbagai daerah. Selain pedagang, pihak yang turut memberikan dorongan besar terhadap kuatnya gelombang dakwah Islam adalah kalangan Ulama. Karena adanya para Ulama, pendidikan keislaman bisa diselenggarakan sehingga masyarakat mampu memahami secara benar   terkait agama Islam yang penuh rahmat.Tome Pires dalam catatannya menjelaskan bahwa para mullah ikut menyertai para pedagang yang datang ke beberapa pelabuhan di Malaka, Jawa, dan lainnya. Tome Pires juga menyebutkan tentang penguasa-penguasa Jawa di pesisir pantai telah menjadi Muslim. Dia juga mengatakan bahwa disana telah banyak para pedagang    yang berasal dari Persia, Arab, Gujarat, Bengali, Melayu dan kebangsaan lainnya. Mereka berhasi...
Nabi Nuh dalam Al Quran dan Taurat                 Di atas bumi , dengan cakrawala langit dan daratannya yang membentang luas. Nabi Adam As berdiri tegar sebagai nabi pertama sekaligus bapak seluruh manusia , Nabi Adam As mempunyai tekad yang besar untuk terus mendakwahkan Islam kepada keturunannya, dijelaskan dalam hadits dari Abu Dzar Ra, bahwa dirinya bertanya kepada   Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , “ Berapa jarak waktu antara Adam dan Nuh ?, Nabi menjawab, Sepuluh generasi..” . Ibnu Abbas Ra juga ikut menyatakan bahwa, “Antara Adam dan Nuh terpaut sepuluh generasi. Mereka semua berpegang teguh pada Islam..”. Nabi-nabi yang datang selalu mewasiatkan kepada para penerusnya untuk selalu beriman dan bertauhid kepada Allah ‘Azza wa Jalla.                 Seiring waktu berjalan, seiring zaman berganti ternyata umat manu...